Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Ibnu Arabi

Wahdatul wujud. Wujud dan maujud itu adalah dua keping dari sisi mata uang yang sama. Itu bedanya antra haq dan halq. Kalau Allah dilihat dalam dirinya sendiri maka dialah al haq satu dan segalanya, tapi kalau dilihat dari sisi manifestasinya/penampakkannya/tajallinya Allah maka dia banyak. Alam semesta ini adalah penampakannya dari Allah. Itulah wahdatul wujud. Analoginya biasanya pakai cermin, misalnya seseorang dikelilingi kaca maka terlihat gambarnya dipermukaan kaca dan wujud yang sejati adalah seseorang yang ditengah tadi. Jika seseorang itu mengangkat tangan makan gambaran dikaca juga akan ikut mengangkat tangan. Alam semesta ini adalah seperti gambar-gambar dipermukaan kaca dan wujud yang sejati adalah Allah sendiri. Dan yang dianggap paling mendekati gambaran Allah adalah manusia.  Semua alam semesta ini adalah manifestasi dari Allah. Jika ada kejahatan, itu muncul ketika manifestasi tadi tidak tampak (terhijab), tidak sesuai proporsi adanya. Contohnya berhubungan suami is...